Lelaki Cinta Pertamaku

Happy

“Mengenangmu hal yang mudah, karena semua tentangmu adalah indah.
Namun merindumu selalu terasa menyakitkan bagiku.”

Sejak pertama aku melihatmu, aku langsung jatuh cinta padamu.

Segala rasa nyaman yang kau hadirkan, membuatku tak pernah ingin jauh darimu.

Betapa aku candu akan cintamu.

Lengan kekarmu menjadi tempatku bergelayut manja.

Belai lembutmu di kepalaku sejukkan rasa di dalam dada.

Padamu kubercerita, denganmu aku bercanda.

Tanpamu dunia terasa hampa. Continue reading “Lelaki Cinta Pertamaku”

Soal Rasa

Katamu kau pecinta bangsa, yang kau takut adalah terjadi huru hara. Namun ketika semua berjalan indah sempurna, kau tetap nampak tak bahagia. Kau terus mencari cela. Saat cela tak kau dapat, hatimu kecewa, karena yang terjadi tak sesuai prasangka.

Sejujurnya hati kecilmu berharap prasangkamu kan menjadi nyata, hingga kau pun kan lantang berkata, “Apa kata gua?”

Kurasa karena ini soal rasa, dan hatimu belum merasa. Sebongkah hati yang kelilipan saja, kuyakin dia tidak buta.

Do’aku, semoga hidayah segera menyapa.

#212