Happy

“Mengenangmu hal yang mudah, karena semua tentangmu adalah indah.
Namun merindumu selalu terasa menyakitkan bagiku.”

Sejak pertama aku melihatmu, aku langsung jatuh cinta padamu.

Segala rasa nyaman yang kau hadirkan, membuatku tak pernah ingin jauh darimu.

Betapa aku candu akan cintamu.

Lengan kekarmu menjadi tempatku bergelayut manja.

Belai lembutmu di kepalaku sejukkan rasa di dalam dada.

Padamu kubercerita, denganmu aku bercanda.

Tanpamu dunia terasa hampa.

Kau selalu ada tuk menjagaku, melindungiku.

Dari tanganmu tercipta masakan penggugah selera.

Melalui tanganmu roda dua kita selalu siaga.

Di tanganmu tempat tinggal kita senantiasa terpelihara.

Kau lakukan apapun tuk pastikan diriku bahagia.

Tak kenal kata lelah, apalagi menyerah.

Sekalipun kau harus berjuang sendirian.

Kau tetap tegar laksana batu karang.

Kau lukis cinta yang sederhana dalam bingkai ketulusan.

Papa… Kaulah lelaki cinta pertamaku.

Takan pernah tergantikan, tak akan…

Papa, lihatlah… telaga di mataku.

Yang tercipta dari pusaran rindu di kalbu.

Betapa aku merindumu.

Ya Robbi, sampaikanlah rasa ini padanya.

Yang kulangitkan dalam do’a bertabur air mata.

Advertisements

2 thoughts on “Lelaki Cinta Pertamaku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s