Kinetic (1)

Malam itu kuterbangun dari lelap
Hentakmu semakin kuat bergejolak
Seolah kau tengah berontak
Ingin sampaikan rindu yang kian memuncak
Sebesar kerinduan di hati kami yang semakin menyeruak


Malam berjalan sangat lambat
Kupanjatkan do’a penuh khidmat
Merayu Pemilik Sejatimu, Sang Pemilik Kehidupan
Berharap ridho-Nya tuk pertemukan kita di alam yang sama
Dera rasa sakit itu menjadi indah
Gambar perjuangan memeluk separuh masa depan
Asa dan impian menguatkan diri tuk terus berjuang

Hingga tiba saatnya…
Ketika sang surya menyeringai di atas kepala
Tangismu menyapa dunia
Terdengar merdu, semarakkan kalbu
Syukurku pada Pemilik Sejatimu
Telah perkenankanku tuk membersamaimu
Sungguh, hadirmu sempurnakan hidupku
Kau anugerahi aku gelar mulia, seorang ibu….

Kini, tujuh belas warsa sudah kita merangkai cerita
Bersama melukis asa
Dendangkan kasih sayang
Sejak kau dalam buaian, hingga kini kau tengah menata masa depan
Kau memberi warna dalam hidupku
Kau nyanyikan lagu di hari-hariku
Rasa syukurku yang tak terukur
Untuk amanat menggenggam tanganmu
Bersama kita sibak tabir kehidupan
Bergenggaman saling menguatkan

Hingga tiba masanya, kau genggam tangan yang lain
Kan kulepas genggaman tanganku
Namun do’aku kan selalu memelukmu
Mohon ridho-Nya tuk setiap langkahmu
Mohon cinta-Nya agar senantiasa menyiramimu
Hingga akhir waktu

Bandung, 9 Maret 2017

IMG_2908.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s