hacksawridge

Satu lagi film yang tak boleh dilewatkan untuk kamu tonton. Hacksaw Ridge, sebuah film besutan sutradara sekaligus aktor kawakan Mel Gibson, dan diperankan oleh Andrew Garfield yang membintangi film Spiderman 1 dan 2, dengan mengangkat tema peperangan pada masa PD II yang diadaptasi dari sebuah kisah nyata seorang tentara Amerika bernama Desmond Doss. Film ini tersaji dalam durasi sekitar 2 jam.

Desmond Doss adalah seorang yang taat pada ajaran agamanya. Prinsipnya sangat teguh dalam hal pantang mengangkat senjata, apalagi sampai membunuh. Dia juga menolak untuk bekerja di hari Sabtu, karena dalam keyakinannya itu adalah hari yang sakral untuk beribadah. Hal ini dilatar belakangi oleh pengalaman hidupnya sejak kecil hingga dewasa, terutama masalah-masalah dalam keluarga.

Keadaan ini membuat Doss menghadapi banyak masalah selama di kamp dalam masa pelatihan militernya. Dia dikucilkan, dan dibully. Upaya-upaya untuk mengeluarkan Doss dari kemiliteran terus dilakukan, namun Doss tetap teguh pada pendiriannya. Dia sungguh-sungguh ingin mengabdi pada negaranya tanpa harus melukai seseorang. Niatnya sejak awal bergabung dalam kemiliteran adalah untuk menjadi bagian dari tim medis. Doss tak ingin menyakiti seseorang, dia ingin membantu menyembuhkan dan menyelamatkan mereka yang terluka.

Doss bersikeras untuk tidak mengikuti latihan senjata. Hukuman demi hukuman dia jalani, sampai akhirnya dia dianggap membangkang dan harus menjalani hukuman penjara di hari pernikahannya, namun semua itu tidak menggoyahkan prinsip Doss. Akhirnya setelah melalui peliknya persidangan, Doss diijinkan untuk bergabung dalam divisi medis.

Sikap Doss yang demikian membuatnya dipandang sebelah mata, terlebih postur tubuhnya yang kurus membuat penampilan dirinya semakin tidak meyakinkan. Teman-teman juga atasannya menganggap Doss tak akan berguna di medan perang.

Namun ternyata tekad kuat seorang Doss untuk membantu dan menyelamatkan sesama, telah mengukir sebuah sejarah. Doss seorang diri berhasil menyelamatkan 75 orang yang terluka, di saat timnya sudah terdesak oleh serangan tentara Jepang. Desmon Doss berhasil mendapatkan Medal of Honour, sebuah penghargaan tertinggi dari pemerintah Amerika Serikat. Desmond telah menjadi pahlawan yang berjuang menyelamatkan puluhan nyawa tentara dalam medan perang.

Film ini dibumbui kisah romantis antara Doss dengan kekasihnya, juga ketegangan dalam konflik keluarga Doss. Namun yang paling mencekam adalah ketegangan pada scene peperangan, dan saat penyelamatan tentara yang terluka oleh Doss seorang diri.

“One more…, let me help one more.” Itu adalah kata-kata yang diucapkan Doss di bibir tebing, setiap kali telah berhasil menurunkan seorang korban luka ke bawah, sebagai permohonannya kepada Tuhan untuk dapat menyelamatkan lebih banyak lagi orang-orang yang terluka.

Bagi anda para pecinta film, Hacksaw Ridge jangan sampai terlewatkan. Karena bukan sekedar tontonan, tapi di film ini juga kita dapat mengambil sebuah hikmah, bahwa peperangan itu sangat merugikan, menyakitkan, brutal. Namun seseorang yang memegang teguh ajaran agamanya, tentu akan memiliki hati yang lembut, mencintai dan menyayangi sesama, karena setiap agama mengajarkan kebaikan dan kasih sayang pada sesama, dia mampu menjadi obat bahkan dalam ganasnya peperangan sekalipun.

Advertisements

2 thoughts on “Review Film Hacksaw Ridge

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s