Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang Kamu Dustakan?

Sekitar 3 minggu yang lalu sepulang dari pasar, aku bertemu kakek ini. Dia tengah duduk beristirahat di pinggir jalan bersama dagangannya. Aku merasa iba melihat tubuhnya yang sudah renta masih harus berkeliling sambil memikul singkong jualannya untuk ditawarkan. Padahal di usianya ini idealnya kakek ini tinggal duduk santai menikmati hari tuanya. Tapi ya…. begitulah, garis kehidupan setiap orang berbeda – beda, meleleh hati ini melihatnya. Continue reading “Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang Kamu Dustakan?”

Advertisements

Sarung Tinju Tanpa Restu

sarung-tinju-merah

“Kiri!”
Seru Dito ketika angkot yang ditumpanginya sudah sampai di depan pertigaan menuju rumahnya. Bergegas Dito berjalan menuju rumah dengan perasaan bahagia, karena Dito punya kebahagiaan yang ingin dibagi dengan keluarga tersayang di rumah.

“Assalamu’alaykum…”
Tangan Dito segera menggerakkan gagang pintu dan membukanya, tampak Doni yang sedang asik bermain game di meja komputer, dia hanya menoleh pada abangnya sambil menjawab perlahan “Wa’alaykumsalam” Continue reading “Sarung Tinju Tanpa Restu”

Tentang Mereka….

Mmmmhh…. biarlah gambar itu yang mewakili perasaanku tentang kalian…. Saat Tulisan pada kolase foto itu kutuliskan memang itulah yang tersirat dalam hati dan fikiranku. Ahhhh beginilah aku yang ga pernah punya stok tissue, biar lengan t-shirtku saja yang kupakai buat ngelap mata yang mulai lembab ini. hehehe…. Uhibbuki Fillah

Its only me..

Jika kalian tidak menemukanku nanti disurga bersama kalian, maka tolonglah bertanya kepada Allah tentang diriku.

Tisuuuue….mana tisssuuuueee??

Syedih ya cin…

Sepenggal kisah tentang mereka…

Sejenak tertegun, ingatanku melayang jauh melampaui waktu 6tahun yang lalu. Qadarullah. Allah mengizinkan kita bertemu.

Dimulai dari sebuah harap lalu berubah menjadi asa dan berkembang menjadi sebuah Perjalanan melalui ruang waktu dengan canda tawa serta tangis dan cerita yang tidak selamanya indah.

Perjalanan kita tak mulus. Ada lubang didalamnya. Tersesat sesaat. Raga kita terpisah sementara namun ingatan tak berubah.

Kita bertemu lagi . Kali ini dengan metamorfosa yang jauh lebih indah. Layaknya kupu kupu yang siap terbang. Bukan lagi kepompong yang buruk rupa.

Aaah..banyak cinta disana..

Dan ini tentang mereka

Sahabat satu jiwa dua raga..

Dedicated for you

@anefarisusanti @santirosmala

View original post